SELAMAT DATANG, SUGENG RAWUH, WELCOME

SELAMAT MENIKMATI INFORMASI YANG KAMI SAJIKAN DALAM BLOG INI.

SECARA UMUM DAN SEBAGIAN BESAR MERUPAKAN CATATAN PRIBADI YANG SIFATNYA PUBLIC CONSUMPTION DAN SEBAGIAN LAGI ADALAH BERITA UP TO DATE BAIK INSTANSIONAL, REGIONAL MAUPAUN NASIONAL.

Jumat, 03 April 2009

PEMILU DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

Aduuuh ribut banget hari ini karena kampanye Pemilu Legeslatif tahun 2009 tinggal dua hari lagi. Capek deh. Beberapa hari selama kampanye ini saya sengaja menyempatkan diri untuk mengamati suasana kampanye dan menelusuri peserta atau pelaksana Kampanye. Masyarakat kita saat ini sudah sangat menderita dan lebih banyak yang merasa serba kekurangan ketimbang yang merasa Kelebihan (Kaya maksudnya...). yang lebih mengenaskan ketika yang merasa kekurangan itu adalah para calon anggota legeslatif yang terhormat. CALEG saat ini merupakan alternatif dan dianggap sebagai sebuah terobosan baru dalam penciptaan lapangan kerja nasional. NIAT utama sebagaian besar calon anggota legeslatif (mohon maaf jika ada yang tersinggung) adalah untuk memperoleh pekerjaan tanpa mengeluarkan keringat hanya mondar-mandir atau (tidur) tapi diberikan gaji oleh Negara (eh salah... oleh masyarakat).. Mereka rela mengorbankan harta benda bahkan menggali hutang kanan kiri untuk biaya pencalonan diri sebagai anggota legeslatif dengan harapan dapat terpilih dan nantinya harta yang telah dikeluarkan dapat tergantikan dari kedudukannya sebagai anggota legeslatif (dari gaji atau dari penyelewengan saya nda tahu).

Untuk masyarakat saat ini sudah mulai pintar menyikapi euforia Pemilu dengan menerima apapun yang diberikan oleh kontestan baik dalam bentuk uang atau benda/ materi lain yang dapat dimanfaatkan.

Sekedar pendapat Pribadi : Seandainya saya jadI Ketua KPU Nasional maka saya akan legalkan politik uang yang diberikan Caleg kepada masyarakat.... saya akan biarkan mereka (Caleg) menghamburkan uang asalkan untuk kepentingan atau apapun untuk masyarakat TETAPI perlu diingat TIDAK ADA PAKSAAN ATAU KEHARUSAN APAPUN BAGI MASYARAKAT YANG MENERIMA PEMBAGIAN TERSEBUT UNTUK MEMILIH ATAU MENDUKUNGNYA. Tidak ada kontrak Politik dan akibat hukum yang timbul dari pemberian materi kepada masyarakat dan bahkan dapat ditekankan barang siapa caleg yang nantinya terpilih harus memberikan kontrak politik tidak akan menerima uang atau materi apapun selain yang menjadi gajinya atau tunjangannya dan tunjangannya kalo bisa diperkecil.... SUPAYA TIDAK BANYAK YANG DAFTAR DAN MAU... HEHEHE

Kamis, 25 September 2008

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI

Untuk siapapun di alam Dunia Ini saya mengucap Selamat Idul Fitri,Memohon maaf lahir dan bathin.

Makna Idul Fitri sebenarnya bukan berarti sebagai hari raya yang membesar-besarkan kesucian dan kebersihan diri pribadi. Secara harfiah IDUL FITRI berarti hari Raya makanan, yang salah satunya dapat diartikan secara kasar bahwa pada hari itulah Muslim diberikan kebebasan kembali untuk makan di siang hari dan diartikan secara lain berkaitan dengan kewajiban muslim untuk membayar zakat fitri, dengan maksud bahwa kebahagiaan untuk kembali makan tersebut tidak sepenuhnya harus dinikmati sendiri melainkan wajib dinikmati dengan orang lain (para Faqir dan Miskiin) dengan cara memberikan zakat makanan (dalam hal ini sesuatu makanan yang dihitung dari kemampuan seseorang berkaitan dengan apa yang dimakan sehari-hari).

Hal ini memicu perbedaan bahwa jika seseorang sudah merasa miskiin, maka Ia tidak wajib mengeluarkan zakat fitri. Namun saya pribadi tidak setuju dengan istilah ini. Saya lebih cenderung berpendapat bahwa setiap muslim diwajibkan untuk membayar zakat fitri ini, namun kadar dan jumlahnya disesuaikan dengan apa yang dimakan oleh yang berzakat tersebut sehari-hari, sehingga dalam hal ini tidak menutup kemungkinan, orang yang berzakat juga merupakan orang penerima zakat. Ingat bahwa jika bayi yang lahir masih pada saat bulan Ramadhan, maka kewajiban bagi orang tuanya mengeluarkan zakat fitri atas bayi tersebut. Hal inilah yang mendasari pemikiran saya bahwa setiap muslim wajib mengeluarkan zakat fitri ini, dan tetapi tidak menutup kemungkinan muslim ini juga menerima zakat karena masuk dalam kategori sebagai orang yang berhak menerima zakat.

Sekian semoga dapat menjadi bahan renungan.
mas_arno@yahoo.com
masarno.aila@gmail.com

Kamis, 04 September 2008

Aku Benci buanget .... PETASAN-PETASAN-PETASAN

Kenapa bangsa kita selalu meniru hal - hal yang sangat buruk dan sangat males serta malu untuk meniru hal-hal yang dianggap baik... Salah satu contoh Muslim di Indonesia lebih seneng dan menjadikan tridisi membakar PETSAN dan menghamburkan uang untuk membuat dan membli petasan di kala bulan Puasa dan lebaran serta Tahun baru.... Budaya ini kan sebenarnya bukan milik kita selaku Indonesianist dan juga bukan sebagai budaya Moslem... mengapa hal ini terjadi.

Pada saat dilakukan Razia oleh para penegak hukum.... mereka juga terbentur secara psikologist yaitu bentrok dengan masyarakat sendiri dan juga terbentur secara yuridis yaitu bahwa penuntasan tindak pidana PETASAN di Pengadilan terbentur vonis bebas atau rendah karena jika diterapkan / dipersangkakan dengan pasal Bahan Peledak... selalu dianggap bahwa petasan bukan bahan peledak... CApek dehhhhh...... Mengganggu Tau.....

Minggu, 29 Juni 2008

Aktifkan Login sebagai Root di Ubuntu

Ubuntu sebagai ditro besar dan dianggap User Friendly, memiliki fungsi yang disederhanakan sehingga siap pakai, namun guna kepentingan tersebut, Ubuntu membuat suatu default bahwa user tidak dapat login dengan menggunakan root. Dalam hal ini memang sengaja fungsi login sebagai root tidak diaktifkan secara otomatis.

Terkadang kita perlu sekali untuk melakukan pengaturan dan kustomisasi yang secara banyak sehingga kita memerlukan akses penuh terhadap system ubuntu kita dan oleh saba itu kita memerlukan login sebai root. Untuk mengaktifkannya adalah sebagi berikut :

1. Setting lah passwor untuk root dengan cara dari terminal :

#sudo passwd

password:

masukkan paswor baru:

ketik ulang paswor:

sucessssssssssssssssssssssssssssssssssss

2. Buka menu system >Administration > Jendela Login ....................... masukkan password login.

3. Mauklah pada Tab bagian Security, beri tanda cek (centang) pada pilihan "allow local system administrator login.

4. Close and login again or restart....

Dengan cara ini anda telah dapat masuk dengan user sebagai root, sehingga dapat melakukan perintah apapun tanpa melalui "cli" "sudo"

Semoga bermanfaat.

Selasa, 24 Juni 2008

Pilkada dan euforia kemiskinan

Sebentar lagi Makassar akan melaksanakan pemilihan Kepala Daerah secara Langsung untuk pertama kali (Walkot maksudnya).
 
Beberapa person telah menyatakan dirinya siap untuk bertarung dan semuanya menyatakan akan membahagiakan masyarakat Makassar. banyak slogan yang dimunculkan antara lain "Saya tidak rela melihat rakyat kelaparan" ----- Tidak rela tapi membiarkan dan pura2 tidak lihat...... kalo terpilih lebih mememtingkan diri sendiri palingan...
Banyak lah pokoknya slogan2 tersebut...
 
Sebagai pribadi saya sudah bosan melihat semaraknya perhelatan Pilkada yang selalu mengorbankan rakyat baik pada awal pilkada, pelaksanaan pilkada sampai setelah yang terpilih menjabat kepala daerah ... tidak ada satupun tahapan yang menguntungkan masyarakat secara umum... sehingga pada suatu hari saya merenung dan berfikir agak radikal sebagai berikut :
 
Bagaimana jika dibuatkan aturan bahwa dalam proses pemilihan kepala daerah di halalkan untuk menggunakan politik uang.... dalam arti dihalalkan bahwa para kandidat memberikan uang probadinya untuk menyumbang kepada rakyat atau mendirikan sekolah atau membuat jalan guna menarik simpatisan.... TETAPI DENGAN CATATAN TIDAK ADA IKATAN BAHWA JIKA ADA SESUATU YANG DIBERIKAN KEPADA RAKYAT, MAKA RAKYAT WAJIB MEMILIHNYA....
 
Saya berfikir hal ini lebih dapat menguntungkan dan dinikmati masyarakat secara umum walaupun sesaat (maksud saya masih lebih baik ketimbang opsi tahapan diatas yang tidak ada satupun yang meguntungkan rakyat)...... karena coba saja dapat dibayangkan berapa besar dana kampanye yang menyuguhkan hiburan orang telanjang .